1. Latar
Belakang
Sepanjang
waktu kepopuleran arwana di luar negeri dan dalam
negeri
memang cukup lama. Begitu trend memelihara arwana di dalam
negeri
meningkat ,bersamaan keluarnya peraturan tentang ikan cantik
yang
perlu di lindungi itu,sejarah kehidupan arwana pun menjadi
berubah.
Arwana (Scleropages
sp.) sebenarnya termasuk jenis ikan purba yang
hingga
kini belum punah. Banyak nama yang melekat padanya,diantara
ikan
siluk,ikan kayangan,ikan kalikasi,dan ikan kelasa.Bentuk badannya
gepeng
dan bersisik besar meliuk-liuk indah saat berenang di
akuarium.Ditambah
tumbuhnya dua sungut di ujung bibir bawah
membuat
ikan ini mirip liong atau naga. Karena itu, tidak mengherankan
jika
sebagian masyarakat menyabutnya dengan kimliong atau ikan naga
emas.
Layaknya
naga,arwanajuga
dianggap
sebagai
symbol
keberhasilan,
keperkasaan, dan kejayaan.
Permintaan
arwana
setiap
tahun
meningkat,
tetapi
tidak
terpenuhi.Pasar
ekspor terbentang luas.Mengandalkan tangkapan alam
jelas tak
mungkin.Soalnya, memperdagangkan arwana tangkapan alam
dilarang.Menangkarkan
jalan keluar yang tak dapat ditawar-tawar
lagi.Namun,tak
mudah
menghasilkan
arwana
kualitas
ekspor.induk,pakan,
dan kunci keberhasilan penangkaran.
2.
Deskripsi singkat
Penulisan
materi penyuluhan ini adalah sebagai tambahan
pengetahuan
dan panduan bagi para pelaku utama dan atau pelaku
usaha/penyuluh
perikanan kususnya udang vaname. Materi penyuluhan
ini
berjudul budidaya ikan Arwana(Scleropagessp) di dalamnya meliputi
biologi
arwana, teknik pemijahan,pengelolaan pakan, pengelolaan
kualitas
air, dan penanganan hama penyakit.
3. Tujuan
Pembelajaran
Tujuan
pembelajaran materi penyuluhan budidaya arwana adalah:
a. Pelaku
utama dan atau pelaku usaha/penyuluh perikanan dapat
menerapkan
cara budidaya arwana dengan benar
b. Pelaku
utama
dan
atau
pelaku
usaha/penyuluh
perikanan
dapatmengidentifikasi
jenis-jenis arwana dengan baik dan benar
c. Pelaku
utama dan atau pelaku usaha/penyuluh perikanan dapat
memahami
sifat biologi arwana sebagai pengetahuan dasar dalam
melakukan
budidaya arwana
d. Pelaku
utama dan atau pelaku usaha/penyuluh perikanan dapat
menentukan
atau benih arwana yang berkualitas untuk budidaya
arwana
2
MATERI POKOK I
Biologi
Arwana
Setelah
mempelajari materi penyuluhan ini pembudidaya atau pelaku utama
dapat
memahami dan menjelaskan biologi ikan arwana yang meliputi : klasifikasi
dan
morfologi dan berbagai jenis ikan arwana yang berkembang.
A. Materi
1. Klasifikasi Dan
Toksonomi ikan Arwana
Menurut sistematika ilmu
taksonomi (identifikasi organism berdasarkan
kelasnya) ternyata arwana
tidak hanya digolongkan dalam satu genus. Ada
empat genus yang dikenal
tetapi yang lazim dan
banyak diperdagangkan
hanya dua genus yaitu
Scleropages dan Osteoglossum. Sementara itu arwana
asia sering disebut ikan
naga, ikan kayangan atau ikan siluk karena berasal dari
genus Scleopages. Berikut
adalah klasifikasi ikan arwana:
Filum
Subfilum
Kelas
Sub Kelas
Ordo
Famili
:
:
:
:
:
:
Chordata
Vertebrata
Pisces
Teleostei
Malacopterygii
Osteoglossidae (Bonytongues)
Genus
:
1. Arapaima
Spesies
:
Arapaima gigas (giant
arwana)
3

|
bicirrbosum
2. Osteoglossum Spesies
Spesies
:
:
Osteoglossum
Osteoglossum ferreirai
3. Scleropages
4. Clupisudis
Spesies
Spesies
Spesies
Spesies
Spesies
:
:
:
:
:
Scleropages formosus
Scleropages guntberi
Scleropages Leicbardti
Scleropages Jardini
Clupisudis
nilot/Heterotis
Nilotic
(nile arowana)
Secara morfologis
(ciri-ciri fisik),badan dan kepala arwana agak
padat. Tubuhnya pipih dan
punggungnya datar, hampir lurus dari mulut
hingga sirip punggung.
Garis lateral atau gurat sisi yang terletak di samping
kiri dan kanan tubuh
arwana panjangnya antara 20-24 cm. bentuk mulutnya
mengarah keatas dan
mempunyai sepasang sungut pada bibir bawah.
Ukuran mulutnya lebar dan
rahangnya cukup kokoh.Giginya berjumlah 15-
17.Bagian insangnya di
lengkapi dengan penutup insang. Letak sirip
punggungnya berdekatan
dengan pangkal sirip ekor (caudal). Sirip
anusnya lebih panjang dari
pada sirip punggung (dorsal), hampir mencapai
sirip perut (ventral).Panjang
arwana arwana dewasa sangat variatif, antara
30-80 cm.
Sisiknya berukuran besar
dan permukaanya mengkilap. Bentuk
sisiknya berupa cycloid
atau melingkar.Warnanya sangat variatif, antara
lain perak, hitam, emas,
dan merah. Untuk lebih gampangnya, banyak
yang memberi
nama arwana berdasarkan warna sisiknya, misalnya
arwana hijau (green
arowana), arwana hitam (black arowana), arwana
perak (silver arowana),
arwana kuning (golden arwana), dan arwana merah
4
(red arwana). Arwana merah
di bagi lagi menjadi tiga jenis, yakni merah
biasa (red banjar), merah
kuning (golden red) dan sangat merah (super
red).
Gambar 1.Ciri-ciri fisik
arwana.
2. Jenis Arwana dan Negara
asalnya
a. Arwana Asia
Disebut sebagai ikan
arwana asia karena terdapat di Asia
Tenggara. Ada 4 katagori,
yaitu Indonesian Red Arwana, Indonesia Red
Tail Golden Arwana,
Malaysian Golden Arwana,dan Green Arwana.
Sebenarnyan mereka satu
jenis, hanya varietas atau varian warna
tubuhnya saja berbeda.Ciri
khas ikan ini adalah adanya satu pasang
sungut (barbel), bersisik
besar dan dapat tumbuh sampai 90 cm. Ikan
arowana muda memakan
serangga, sedangkan yang dewasa memakan
ikan. Arwana merupakan
jenis pengeram telur di mulut dengan jumlah
5
|
anak sekitsr 50 ekor.
Waktu minimal penggadaan populasi sekitar 4,5 –
14 tahun.
Gambar 2.Scleropages
formosus
b. Arwana Irian
Ukuran maksimal sekitar 1
meter, mempunyai hiasan noktah
titik - titik sehingga
disebut
Spoted bonytounge. Ikan ini terdapat di
sungai Fitzroy Queensland,
Australia dan melimpah di Papua sehingga
disebut Arowana
Irian.Arwana ini hidup di air menggenang, terutama di
anak – anak sungai.Hidup
di permukaan sungai dekat vegetasi air. Ikan
territorial dan agresif
terhadap ikan lain. Ikan predator dan kawin saat
musim hujan dengan suhu
20-30 derajat celcius.
6
|
Gambar 3. Scleropages
formasus
c. Arwana Australia
Ukuran
maksimal
sekitar
1
meter.
Pernah
dilaporkan
mempunyei berat sekitar
12,5 kg, hidup di air menggenang, di anak-
anak sungai dan rawa-rawa
hutan. Seperti arowana lain, jenis ini juga
hidup di prmukaan sungai
dekat vegetasi air. Ikan territorial,agresif
terhadap ikan lain. Musim
kawin saat musim hujan dengan suhu sekitar
30oC. Ikan ini mengerami
anaknya di mulut.Jumlah telur sekitar 30-130
ekor.
7
|
Gambar 4. Scleropages
jardini
d. Arwana Brazil Silver
Mempunyai ukuran maksimal
1,2 meter, berwarna keperakkan (silver)
dan sirip-sirip cerah
kemerahan. Distribusi dan habitat dialam terdapat
di Sungai Amazone,
Rupununi dan Oyapock di Amerika Selatan.Hidup
di air menggenang, di
anak-anak sungai. Hidup dipermukaan sungai
dekat vegetasi air, ikan
territorial,agresif terhadap ikan lain.
Ikan
ini
adalah
kelompok
predator
yang
menyerap
ikan,
udang,reptile,mamalia
air,dan serangga dengan melompat keluar air.
8
|
Gambar 5.AnakanOsteoglossum
bicirrhosum
e. Arwana Brazil Black
Dapat tumbuh sampai 1
meter, berwarna keperakkan (Silver) dengan
sirip kehitaman.Saat kecil
mempunyai gelembung hitam seperti kutil
yang di bawah tutup
insangnya.Hidup di Sungai Negro di Amerika
Selatan.Hidup di air
menggenang, sering ada dipermukaan sungai dekat
vegetasi air. Ikan
territorial, agresif terhadap ikan lain. Ikan predator
yang memakan ikan, udang
serta serangga yang ditangkap dengan
cara melompat keluar dari
air.
f.
Arwana Aureus
Terdapat di Indonesia dan
layak disebut sebagai ikan arwana
Indonesia.Ikan ini baru
ditemukan pada 2003 oleh beberapa ahli ikan
9
|
dari luar dan dalam
negeri. Anak ikan yang ada didalam mulut induknya
bisa mencapai 100 ekor.
B. Latihan 1
Jawablah
pertanyaan-pertanyaan dibawah ini dengan benar!
1. Jelaskan secara singkat
cirri fisik arwana yang baik
2. Ikan arwana memiliki
beberapa jenis berdasarkan Negara asalnya, sebutkan
kategori arwana dari asia
tenggara
3. Sebutkan berbagai jenis
iakan arwana yang berkembang
4. Di alam ikan arwana
hidup dan berkembang disungai dan air yang tergenang,
kapan ikan arwana
melakukan pemijahan
C. Rangkuman
Menurut sistematika ilmu
taksonomi (identifikasi organism berdasarkan kelasnya)
ternyata arwana tidak
hanya digolongkan dalam satu genus. Ada empat genus yang
dikenal tetapi yang lazim
dan
banyak diperdagangkan hanya dua genus yaitu
Scleropages dan
Osteoglossum. Secara morfologis (ciri-ciri fisik),badan dan kepala
arwana agak padat.
Tubuhnya pipih dan punggungnya datar, hampir lurus dari mulut
hingga sirip punggung.
Sisiknya berukuran besar
dan permukaanya mengkilap.
Ukuran mulutnya lebar dan
rahangnya cukup kokoh.Giginya berjumlah 15-17.
Berbagai jenis arwana dari
berbagai negara asalnya adalah: Arwana Asia, Arwana
Irian , Arwana Australia,
Arwana Brazil Silver, Arwana Brazil Black, dan Arwana
Aureus.
D. Evaluasi 1
Jawablah pertanyaan dengan
(B) jika benar dan (S) jika salah.
1. Ikan arwana di asia
tenggara memiliki empat kategori jenis arwana, yaitu:
Arapaima, Scleropages,
Clupisudi, Osteoglossum
10
2. Cirri utama yang umum
dikenal oleh masyarakat adalah bahwa arwana
mempunya sisik yang besar
dan mengkilap, serta bentuk mulut yang panjang
3. Arwana Irian mampu
tumbuh dan berkembang di air yang tergenang dan dapat
mencapai panjang 1 meter.
E.
Umpan balik dan tindak lanjut
Cocokan jawaban dengan
kunci jawaban latihan dan evaluasi yang terdapat diakhir
materi ini.
Hitung jawaban yang benar, gunakan rumus berikut untuk mengetahui
tingkat penguasaan saudara
terhadap materi ini.
Jumlah jawaban yang benar
Tingkat penguasaan =
X 100%
Jumlah soal
Arti tingkat penguasaan:
90-100%= baik sekali
80-89% = baik
70-79% = cukup
< 70% = kurang
Apabila mencapai tingkat
penguasaan 80% atau lebih, anda dapat meneruskan modul
selanjutnya. Jika masih
dibawah 80% anda harus mengulangi kegiatan belajar
tersebut, terutama bagian
yang belum dikuasai.
11








|
|
|
|
MATERI POKOK II
Pemijahan
Setelah
mempelajari materi penyuluhan ini pembudidaya atau pelaku utama
dapat
memahami dan menjelaskan teknik pemijahanikan arwana yang meliputi :
persiapan
induk, pemijahan dan penetasan, serta produktivitas induk arwana.
A. Materi
1. Persiapan induk
Calon induk berumur 5-6
tahun. Panjang tubuh 60 cm dan bobot sekitar 4 kg.
Agar menghasilkan anakan
yang murni dan berkualitas, strain kedua calon induk harus
sama. Hindari meyatukan
ikan berbeda strain dalam satu kolam Syarat lain, calon
induk sehat dan bebas
penyakit.
Ikan cacat bungkuk tidak
layak dijadikan induk. Sebab, perut mengerut
sehingga kualitas sel
telur kurang baik dan mudah mati. Yang juga dihindari sebagai
induk ikan bertutup insang
tidak menututup sempurna, terutama pada induk jantan.
Sebab, ia kesulitan
mengerami telur didalam mulut. Cacat lain seperti sungut terputus,
ekor patah, atau sisik
berdiri masih layak. Sebab, tidak mempengaruhi kualitas telur
dan anakan.
Hingga saat ini belum ada
satu pun penakar yang bisa menentukan jenis
kelamin arwana secara
akurat. Dari pengamatan bertahun-tahun, beberapa penangkar
berpengalaman memberikan
beberapa criteria penentuan jenis kelamin.
Arwana jantan:
12

|
-
-
-
-
bertubuh lebih panjang dan ramping
Kepala besar, mulut agak lebar,
dada dan sirip dada lebih panjang, serta
sirip punggung menyempit.
Arwana Betina:
-
-
-
-
tubuh lebih pendek, lebar, dan agak gemuk.
Kepala meruncing dengan mulut lebih kecil.
Dada dan sirip dada lebih pendek, dan
sirip punggung melebar.
Hampir tidak ada pedagang
yang menjual induk siap pijah berumur di atas 5
tahun. Kebanyakan calon
penakar mendapatkan induk dari hobiis yang bosen dengan
arwana dewasa. Karena
langka, calon penangkar harus menyiapkan calon induk dari
ukuran kecil. Mereka mesti
menunggu waktu 4-5 tahun. Keuntungannya, harga lebih
murah dan kualitas
terjamin. Pembesaran calon induk sebaiknya bertahap. Selain
disesuaikan dengan ruang
gerak dan aktivitas ikan, cara ini juga mempermudah
pemeliharaan dan
perawatan.
Calon induk berumur
dibawah dua tahun, atau panjang dibawah 30-35 cm
dipelihara diakuarium 60
cmx 60 cm x 120 cm, atau 80 cm x 70 cm x 150 cm. Setiap
akuarium diisi 5- 10 ekor.
Yang berukuran lebih besar di pelihara dibak fiber 2 m x 1 m
x 1 m hingga berumur 5
tahun. Kepadatan sebuah bak 4 – 5 ekor.
Pakan induk arwana berupa
kodok, ikan kecil,kelabang, kecoak,dan udang.
Ikan segar seperti teri
juga bisa diberikan. Sebelum diberikan kepada arwana, kodok
yang baru dibeli ditampung
dalam bak fiber untuk dicuci bersih. Dosis pakan 1-2
kg/hari/20 induk. Satwa
amfibi itu diberikan dengan cara dilempar satu per satu hingga
13
habis tersantap. Pemberian
pakan sebaiknya pada sore hari pukul 16.30 agar ikan
mau naik ke permukaan
untuk menyantap pakan.
2. Pemijahan dan Penetasan
Setiap tahun arwana 2 kali
memijah. Namun, jumlah telur dan masa birahi
induk mencari pasangan
dengan cara saling berkejaran satu dengan yang lain.
Pasangan berjodoh akan
berenang berduaan dipinggir kolam dan memisahkan diri dari
kelompok sampai saat
berpijah. Untuk menjaga pasangannya, induk berjodoh akan
melawan jika ada induk
lain yang mendekat.
Jika masa pendekatan
selesai, pasangan siap kawin. Namun, proses
pemijahan tidak
berlangsung begitu saja. Daya rangsang luar seperti curah hujan,
suhu, pH, dan kondisi air
mengalir akan mempengaruhi induk betina melepas sel telur.
Arwana memijah setelah 2-3
hari hujan sehingga suhu air turun menjadi sekitar 27oC.
Setelah itu tidak ada
hujan selama 2-3 minggu sampai suhu air meningkat menjadi
29oC.
Begitu betina mengeluarkan
telur, jantan segera menyemprotkan sperma.
Proses itu berlangsung di
dasar kolam selama 20-30 menit. Telur di buahi akan diambil
dan disimpan di dalam
mulut si jantan. Induk betina akan menjaga dan melindungi
jantan dari gangguan di
sekitarnya.
Proses pemijahan hingga
pembuahan berlangsung 3 bulan. Sedangkan masa
pengeraman di dalam mulut
40-41 hari. Selama itulah induk jantan berpuasa. Ukuran
mulut jantan menjadi lebih
besar dan rahang bawah menggelembung. Hingga menetas
larva tetap tersimpan
dalam mulut induk jantan. Setelah mampu berenang pada umur
sekitar 2 minggu, larva
dimuntahkan keluar dari mulut si jantan. Jika ini dibiarkan larva
yang baru menetas dapat
dimakan kembali oleh si induk atau di mangsa arwana lain.
Karena itu larva perlu di
panen paksa sebelum masa pengeraman berakhir.
14
3. Produktivitas
Induk yang produktif
setelah berumur 4 tahun. Perbandingan jantan dan betina
1 : 1. Induk yang dipakai
biasanya berasal dari alam (parent stock) atau dari anakan F
I. Tanda – tanda induk
yang berjodoh akan berenang berduaan dan memisahkan diri
dari kelompok sampai
saatnya berpijah.
Arwana bukanlah ikan yang
prolific (banyak telur).Itulah sebabnya ikan ini
termasuk yang dikhawatirkan
punah, setiap tahun seekor induk rata – rata hanya
menghasilkan anak 30
ekor.Pernah mencapai 60 ekor/induk/tahun tetapi kasus
tersebut umumnya sangat
jarang.
Gambar 6.Telur Arwana
15
|
Gambar 7. Anak Arwana
Untuk menghitung
produktivitas induk arwana sebenarnya tidaklah sulit.
Jika seekor induk betina
hanya mampu menghasilkan 40 – 60 butir telur
setahun, maka sejalan
dengan survival rate pada setiap stadium, maka setelah
3 bulan hanya tersisa 6 –
27 ekor anakan arwana yang siap dilepas kepasaran.
Untuk lebih jelasnya
produktivitas indukarwana dapat dilihat pada tabel
dibawah ini.








terima kasih sudah berbagi
BalasHapus