Jumat, 19 September 2014

ARWANA2





1. Latar Belakang
Sepanjang waktu kepopuleran arwana di luar negeri dan dalam
negeri memang cukup lama. Begitu trend memelihara arwana di dalam
negeri meningkat ,bersamaan keluarnya peraturan tentang ikan cantik
yang perlu di lindungi itu,sejarah kehidupan arwana pun menjadi
berubah.




Arwana (Scleropages sp.) sebenarnya termasuk jenis ikan purba yang
hingga kini belum punah. Banyak nama yang melekat padanya,diantara
ikan siluk,ikan kayangan,ikan kalikasi,dan ikan kelasa.Bentuk badannya
gepeng dan bersisik besar meliuk-liuk indah saat berenang di
akuarium.Ditambah tumbuhnya dua sungut di ujung bibir bawah
membuat ikan ini mirip liong atau naga. Karena itu, tidak mengherankan
jika sebagian masyarakat menyabutnya dengan kimliong atau ikan naga


emas.


Layaknya


naga,arwanajuga


dianggap


sebagai


symbol


keberhasilan, keperkasaan, dan kejayaan.





Permintaan




arwana




setiap




tahun




meningkat,




tetapi




tidak


terpenuhi.Pasar ekspor terbentang luas.Mengandalkan tangkapan alam
jelas tak mungkin.Soalnya, memperdagangkan arwana tangkapan alam
dilarang.Menangkarkan jalan keluar yang tak dapat ditawar-tawar


lagi.Namun,tak


mudah


menghasilkan


arwana


kualitas


ekspor.induk,pakan, dan kunci keberhasilan penangkaran.







2. Deskripsi singkat

Penulisan materi penyuluhan ini adalah sebagai tambahan
pengetahuan dan panduan bagi para pelaku utama dan atau pelaku
usaha/penyuluh perikanan kususnya udang vaname. Materi penyuluhan
ini berjudul budidaya ikan Arwana(Scleropagessp) di dalamnya meliputi
biologi arwana, teknik pemijahan,pengelolaan pakan, pengelolaan
kualitas air, dan penanganan hama penyakit.

3. Tujuan Pembelajaran

Tujuan pembelajaran materi penyuluhan budidaya arwana adalah:

a. Pelaku utama dan atau pelaku usaha/penyuluh perikanan dapat
menerapkan cara budidaya arwana dengan benar



b. Pelaku


utama


dan


atau


pelaku


usaha/penyuluh


perikanan


dapatmengidentifikasi jenis-jenis arwana dengan baik dan benar

c. Pelaku utama dan atau pelaku usaha/penyuluh perikanan dapat
memahami sifat biologi arwana sebagai pengetahuan dasar dalam
melakukan budidaya arwana

d. Pelaku utama dan atau pelaku usaha/penyuluh perikanan dapat
menentukan atau benih arwana yang berkualitas untuk budidaya
arwana










2







MATERI POKOK I

Biologi Arwana





Setelah mempelajari materi penyuluhan ini pembudidaya atau pelaku utama
dapat memahami dan menjelaskan biologi ikan arwana yang meliputi : klasifikasi
dan morfologi dan berbagai jenis ikan arwana yang berkembang.




A. Materi


1. Klasifikasi Dan Toksonomi ikan Arwana
Menurut sistematika ilmu taksonomi (identifikasi organism berdasarkan
kelasnya) ternyata arwana tidak hanya digolongkan dalam satu genus. Ada


empat genus yang dikenal tetapi yang lazim dan


banyak diperdagangkan


hanya dua genus yaitu Scleropages dan Osteoglossum. Sementara itu arwana
asia sering disebut ikan naga, ikan kayangan atau ikan siluk karena berasal dari
genus Scleopages. Berikut adalah klasifikasi ikan arwana:




Filum
Subfilum
Kelas
Sub Kelas
Ordo
Famili



:
:
:
:
:
:



Chordata
Vertebrata
Pisces
Teleostei
Malacopterygii
Osteoglossidae (Bonytongues)


Genus


:


1. Arapaima


Spesies


:


Arapaima gigas (giant


arwana)


3


 









bicirrbosum






2. Osteoglossum Spesies


Spesies






:


:






Osteoglossum


Osteoglossum ferreirai


3. Scleropages






4. Clupisudis


Spesies
Spesies
Spesies
Spesies
Spesies


:
:
:
:
:


Scleropages formosus
Scleropages guntberi
Scleropages Leicbardti
Scleropages Jardini
Clupisudis
nilot/Heterotis
Nilotic


(nile arowana)


Secara morfologis (ciri-ciri fisik),badan dan kepala arwana agak
padat. Tubuhnya pipih dan punggungnya datar, hampir lurus dari mulut
hingga sirip punggung. Garis lateral atau gurat sisi yang terletak di samping
kiri dan kanan tubuh arwana panjangnya antara 20-24 cm. bentuk mulutnya
mengarah keatas dan mempunyai sepasang sungut pada bibir bawah.
Ukuran mulutnya lebar dan rahangnya cukup kokoh.Giginya berjumlah 15-
17.Bagian insangnya di lengkapi dengan penutup insang. Letak sirip
punggungnya berdekatan dengan pangkal sirip ekor (caudal). Sirip
anusnya lebih panjang dari pada sirip punggung (dorsal), hampir mencapai
sirip perut (ventral).Panjang arwana arwana dewasa sangat variatif, antara
30-80 cm.




Sisiknya berukuran besar



dan permukaanya mengkilap. Bentuk


sisiknya berupa cycloid atau melingkar.Warnanya sangat variatif, antara
lain perak, hitam, emas, dan merah. Untuk lebih gampangnya, banyak


yang memberi


nama arwana berdasarkan warna sisiknya, misalnya


arwana hijau (green arowana), arwana hitam (black arowana), arwana
perak (silver arowana), arwana kuning (golden arwana), dan arwana merah

4







(red arwana). Arwana merah di bagi lagi menjadi tiga jenis, yakni merah
biasa (red banjar), merah kuning (golden red) dan sangat merah (super
red).





















Gambar 1.Ciri-ciri fisik arwana.




2. Jenis Arwana dan Negara asalnya


a. Arwana Asia
Disebut sebagai ikan arwana asia karena terdapat di Asia
Tenggara. Ada 4 katagori, yaitu Indonesian Red Arwana, Indonesia Red
Tail Golden Arwana, Malaysian Golden Arwana,dan Green Arwana.
Sebenarnyan mereka satu jenis, hanya varietas atau varian warna
tubuhnya saja berbeda.Ciri khas ikan ini adalah adanya satu pasang
sungut (barbel), bersisik besar dan dapat tumbuh sampai 90 cm. Ikan
arowana muda memakan serangga, sedangkan yang dewasa memakan
ikan. Arwana merupakan jenis pengeram telur di mulut dengan jumlah



5


 







anak sekitsr 50 ekor. Waktu minimal penggadaan populasi sekitar 4,5 –
14 tahun.


























Gambar 2.Scleropages formosus


b. Arwana Irian
Ukuran maksimal sekitar 1 meter, mempunyai hiasan noktah


titik - titik sehingga disebut


Spoted bonytounge. Ikan ini terdapat di


sungai Fitzroy Queensland, Australia dan melimpah di Papua sehingga
disebut Arowana Irian.Arwana ini hidup di air menggenang, terutama di
anak – anak sungai.Hidup di permukaan sungai dekat vegetasi air. Ikan
territorial dan agresif terhadap ikan lain. Ikan predator dan kawin saat
musim hujan dengan suhu 20-30 derajat celcius.








6


 


































Gambar 3. Scleropages formasus


c. Arwana Australia


Ukuran


maksimal


sekitar


1


meter.


Pernah


dilaporkan


mempunyei berat sekitar 12,5 kg, hidup di air menggenang, di anak-
anak sungai dan rawa-rawa hutan. Seperti arowana lain, jenis ini juga
hidup di prmukaan sungai dekat vegetasi air. Ikan territorial,agresif
terhadap ikan lain. Musim kawin saat musim hujan dengan suhu sekitar
30oC. Ikan ini mengerami anaknya di mulut.Jumlah telur sekitar 30-130
ekor.











7


 




































Gambar 4. Scleropages jardini



d. Arwana Brazil Silver
Mempunyai ukuran maksimal 1,2 meter, berwarna keperakkan (silver)
dan sirip-sirip cerah kemerahan. Distribusi dan habitat dialam terdapat
di Sungai Amazone, Rupununi dan Oyapock di Amerika Selatan.Hidup
di air menggenang, di anak-anak sungai. Hidup dipermukaan sungai
dekat vegetasi air, ikan territorial,agresif terhadap ikan lain.


Ikan


ini


adalah


kelompok


predator


yang


menyerap


ikan,


udang,reptile,mamalia air,dan serangga dengan melompat keluar air.








8


 


































Gambar 5.AnakanOsteoglossum bicirrhosum


e. Arwana Brazil Black
Dapat tumbuh sampai 1 meter, berwarna keperakkan (Silver) dengan
sirip kehitaman.Saat kecil mempunyai gelembung hitam seperti kutil
yang di bawah tutup insangnya.Hidup di Sungai Negro di Amerika
Selatan.Hidup di air menggenang, sering ada dipermukaan sungai dekat
vegetasi air. Ikan territorial, agresif terhadap ikan lain. Ikan predator
yang memakan ikan, udang serta serangga yang ditangkap dengan
cara melompat keluar dari air.




f.



Arwana Aureus


Terdapat di Indonesia dan layak disebut sebagai ikan arwana
Indonesia.Ikan ini baru ditemukan pada 2003 oleh beberapa ahli ikan



9


 







dari luar dan dalam negeri. Anak ikan yang ada didalam mulut induknya
bisa mencapai 100 ekor.

B. Latihan 1
Jawablah pertanyaan-pertanyaan dibawah ini dengan benar!

1. Jelaskan secara singkat cirri fisik arwana yang baik
2. Ikan arwana memiliki beberapa jenis berdasarkan Negara asalnya, sebutkan
kategori arwana dari asia tenggara
3. Sebutkan berbagai jenis iakan arwana yang berkembang
4. Di alam ikan arwana hidup dan berkembang disungai dan air yang tergenang,
kapan ikan arwana melakukan pemijahan

C. Rangkuman
Menurut sistematika ilmu taksonomi (identifikasi organism berdasarkan kelasnya)
ternyata arwana tidak hanya digolongkan dalam satu genus. Ada empat genus yang


dikenal tetapi yang lazim dan


banyak diperdagangkan hanya dua genus yaitu


Scleropages dan Osteoglossum. Secara morfologis (ciri-ciri fisik),badan dan kepala
arwana agak padat. Tubuhnya pipih dan punggungnya datar, hampir lurus dari mulut


hingga sirip punggung. Sisiknya berukuran besar


dan permukaanya mengkilap.


Ukuran mulutnya lebar dan rahangnya cukup kokoh.Giginya berjumlah 15-17.

Berbagai jenis arwana dari berbagai negara asalnya adalah: Arwana Asia, Arwana
Irian , Arwana Australia, Arwana Brazil Silver, Arwana Brazil Black, dan Arwana
Aureus.

D. Evaluasi 1
Jawablah pertanyaan dengan (B) jika benar dan (S) jika salah.

1. Ikan arwana di asia tenggara memiliki empat kategori jenis arwana, yaitu:
Arapaima, Scleropages, Clupisudi, Osteoglossum



10







2. Cirri utama yang umum dikenal oleh masyarakat adalah bahwa arwana
mempunya sisik yang besar dan mengkilap, serta bentuk mulut yang panjang
3. Arwana Irian mampu tumbuh dan berkembang di air yang tergenang dan dapat
mencapai panjang 1 meter.




E.



Umpan balik dan tindak lanjut




Cocokan jawaban dengan kunci jawaban latihan dan evaluasi yang terdapat diakhir


materi ini.


Hitung jawaban yang benar, gunakan rumus berikut untuk mengetahui


tingkat penguasaan saudara terhadap materi ini.





Jumlah jawaban yang benar



Tingkat penguasaan =


X 100%


Jumlah soal


Arti tingkat penguasaan:

90-100%= baik sekali

80-89% = baik

70-79% = cukup

< 70% = kurang




Apabila mencapai tingkat penguasaan 80% atau lebih, anda dapat meneruskan modul
selanjutnya. Jika masih dibawah 80% anda harus mengulangi kegiatan belajar
tersebut, terutama bagian yang belum dikuasai.


11


 


 


 


 







MATERI POKOK II

Pemijahan



Setelah mempelajari materi penyuluhan ini pembudidaya atau pelaku utama
dapat memahami dan menjelaskan teknik pemijahanikan arwana yang meliputi :
persiapan induk, pemijahan dan penetasan, serta produktivitas induk arwana.






A. Materi
1. Persiapan induk
Calon induk berumur 5-6 tahun. Panjang tubuh 60 cm dan bobot sekitar 4 kg.
Agar menghasilkan anakan yang murni dan berkualitas, strain kedua calon induk harus
sama. Hindari meyatukan ikan berbeda strain dalam satu kolam Syarat lain, calon
induk sehat dan bebas penyakit.

Ikan cacat bungkuk tidak layak dijadikan induk. Sebab, perut mengerut
sehingga kualitas sel telur kurang baik dan mudah mati. Yang juga dihindari sebagai
induk ikan bertutup insang tidak menututup sempurna, terutama pada induk jantan.
Sebab, ia kesulitan mengerami telur didalam mulut. Cacat lain seperti sungut terputus,
ekor patah, atau sisik berdiri masih layak. Sebab, tidak mempengaruhi kualitas telur
dan anakan.




Hingga saat ini belum ada satu pun penakar yang bisa menentukan jenis
kelamin arwana secara akurat. Dari pengamatan bertahun-tahun, beberapa penangkar
berpengalaman memberikan beberapa criteria penentuan jenis kelamin.

Arwana jantan:

12


 







-
-
-
-






bertubuh lebih panjang dan ramping
Kepala besar, mulut agak lebar,
dada dan sirip dada lebih panjang, serta
sirip punggung menyempit.





Arwana Betina:



-
-
-
-


tubuh lebih pendek, lebar, dan agak gemuk.
Kepala meruncing dengan mulut lebih kecil.
Dada dan sirip dada lebih pendek, dan
sirip punggung melebar.




Hampir tidak ada pedagang yang menjual induk siap pijah berumur di atas 5
tahun. Kebanyakan calon penakar mendapatkan induk dari hobiis yang bosen dengan
arwana dewasa. Karena langka, calon penangkar harus menyiapkan calon induk dari
ukuran kecil. Mereka mesti menunggu waktu 4-5 tahun. Keuntungannya, harga lebih
murah dan kualitas terjamin. Pembesaran calon induk sebaiknya bertahap. Selain
disesuaikan dengan ruang gerak dan aktivitas ikan, cara ini juga mempermudah
pemeliharaan dan perawatan.

Calon induk berumur dibawah dua tahun, atau panjang dibawah 30-35 cm
dipelihara diakuarium 60 cmx 60 cm x 120 cm, atau 80 cm x 70 cm x 150 cm. Setiap
akuarium diisi 5- 10 ekor. Yang berukuran lebih besar di pelihara dibak fiber 2 m x 1 m
x 1 m hingga berumur 5 tahun. Kepadatan sebuah bak 4 – 5 ekor.

Pakan induk arwana berupa kodok, ikan kecil,kelabang, kecoak,dan udang.
Ikan segar seperti teri juga bisa diberikan. Sebelum diberikan kepada arwana, kodok
yang baru dibeli ditampung dalam bak fiber untuk dicuci bersih. Dosis pakan 1-2
kg/hari/20 induk. Satwa amfibi itu diberikan dengan cara dilempar satu per satu hingga



13







habis tersantap. Pemberian pakan sebaiknya pada sore hari pukul 16.30 agar ikan
mau naik ke permukaan untuk menyantap pakan.

2. Pemijahan dan Penetasan
Setiap tahun arwana 2 kali memijah. Namun, jumlah telur dan masa birahi
induk mencari pasangan dengan cara saling berkejaran satu dengan yang lain.
Pasangan berjodoh akan berenang berduaan dipinggir kolam dan memisahkan diri dari
kelompok sampai saat berpijah. Untuk menjaga pasangannya, induk berjodoh akan
melawan jika ada induk lain yang mendekat.

Jika masa pendekatan selesai, pasangan siap kawin. Namun, proses
pemijahan tidak berlangsung begitu saja. Daya rangsang luar seperti curah hujan,
suhu, pH, dan kondisi air mengalir akan mempengaruhi induk betina melepas sel telur.
Arwana memijah setelah 2-3 hari hujan sehingga suhu air turun menjadi sekitar 27oC.
Setelah itu tidak ada hujan selama 2-3 minggu sampai suhu air meningkat menjadi
29oC.

Begitu betina mengeluarkan telur, jantan segera menyemprotkan sperma.
Proses itu berlangsung di dasar kolam selama 20-30 menit. Telur di buahi akan diambil
dan disimpan di dalam mulut si jantan. Induk betina akan menjaga dan melindungi
jantan dari gangguan di sekitarnya.

Proses pemijahan hingga pembuahan berlangsung 3 bulan. Sedangkan masa
pengeraman di dalam mulut 40-41 hari. Selama itulah induk jantan berpuasa. Ukuran
mulut jantan menjadi lebih besar dan rahang bawah menggelembung. Hingga menetas
larva tetap tersimpan dalam mulut induk jantan. Setelah mampu berenang pada umur
sekitar 2 minggu, larva dimuntahkan keluar dari mulut si jantan. Jika ini dibiarkan larva
yang baru menetas dapat dimakan kembali oleh si induk atau di mangsa arwana lain.
Karena itu larva perlu di panen paksa sebelum masa pengeraman berakhir.





14







3. Produktivitas
Induk yang produktif setelah berumur 4 tahun. Perbandingan jantan dan betina
1 : 1. Induk yang dipakai biasanya berasal dari alam (parent stock) atau dari anakan F
I. Tanda – tanda induk yang berjodoh akan berenang berduaan dan memisahkan diri
dari kelompok sampai saatnya berpijah.
Arwana bukanlah ikan yang prolific (banyak telur).Itulah sebabnya ikan ini
termasuk yang dikhawatirkan punah, setiap tahun seekor induk rata – rata hanya
menghasilkan anak 30 ekor.Pernah mencapai 60 ekor/induk/tahun tetapi kasus
tersebut umumnya sangat jarang.























Gambar 6.Telur Arwana















15


 































Gambar 7. Anak Arwana




Untuk menghitung produktivitas induk arwana sebenarnya tidaklah sulit.
Jika seekor induk betina hanya mampu menghasilkan 40 – 60 butir telur
setahun, maka sejalan dengan survival rate pada setiap stadium, maka setelah
3 bulan hanya tersisa 6 – 27 ekor anakan arwana yang siap dilepas kepasaran.







Untuk lebih jelasnya produktivitas indukarwana dapat dilihat pada tabel

dibawah ini.

1 komentar: